Rabu, 06 November 2013

Borussia Dortmund 0 - 1 Arsenal (62' Ramsey)

 
 Der Trainer Borussia Dortmund, Jurgen Klopp, menilai jika kekalahan atas Arsenal dini hari tadi tidaklah penting, asal timnya sanggup
memenangkan dua laga tersisa.
Kedua tim kembali bertemu pada matchday 4 fase grup F Liga Champions 2013/14 di Signal-Iduna Park. Gol tunggal Aaron Ramsey di babak kedua menyelamatkan tiga poin The Gunners,

kendati sepanjang laga tuan rumah lebih mendominasi serangan. Kendati harus kehilangan tiga poin di
kandang, Klopp justru mengaku jika kompetisi akan berjalan semakin seru.
Pasalnya, kini timnya dituntut untuk sanggup melewati dua lawan berikutnya, yakni Napoli dan Marseille, jika ingin lolos ke fase knockout.

"Kekalahan di pertandingan tadi tidaklah penting, tetapi kami belum kehilangan harapan kami. Semuanya masih mungkin terjadi, selama kami memenangkan dua pertandingan tersisa," ujar Klopp.

"Semuanya tentu akan berjalan semakin menarik dari sekarang."

Dengan hasil ini, Dortmund kembali turun ke posisi tiga dengan enam poin dari empat laga, sementara Arsenal memimpin dengan sembilan poin, sama seperti Napoli di posisi kedua, yang di laga lain mengalahkan Marseille 3-2.|ARA

@Bola.net,,,,Klasemen sementara
GROUP F
# Team MP W D L F A D P
1 Arsenal 4 3 0 1 6 3 +3 9
2 Napoli 4 3 0 1 7 6 +1 9
3 Borussia Dortmund 4 2 0 2 6 4 +2 6
4 Olympique Marseille 4 0 0 4 4 10 -6 0

Rabu, 30 Oktober 2013

SUMBER  Mariando Djonak Uropmabin, Talenta dari Tanah Papua

Tidak ada anak Papua di Timnas Indonesia U19 saat menjuarai AFF Cup U19 2013 dan berjaya di Kualifikasi AFC Cup U19 2014.
Namun, sebenarnya Timnas U19 punya talenta berbakat dari tanah Papua. Ia bernama Mariando Djonak Uropmabin yang terpilih menjadi pemain terbaik saat tim Garuda Jaya meraih juara HKFA Youth Invitation Tournament di Hongkong pada awal tahun 2013 lalu.

Saat itu, Mariando Djonak Uropmabin yang masih tergabung di Timnas Indonesia U18 menjadi pemain terbaik HKFA Youth Invitation Tournament 2013 bersama sang kapten Gavin Kwan Adsit. Namun sayang, Mariando Djonak Uropmabin gagal lolos seleksi Timnas Indonesia U19 untuk Kualifikasi AFF Cup U19 2013 karena alasan kesehatan.

Talenta pemain kelahiran Pegunungan Bintang, Papua, tanggal 26 September 1995 in mulai tampak saat memperkuat tim sepakbola Papua di Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2012 silam. Aksinya yang memikat membuat pelatih Indra Sjafri merekrutnya untuk bergabung di skuat Garuda Muda.

Selain di HKFA Youth Invitation Tournament, Mariando Djonak Uropmabin juga memperkuat Timnas Indonesia U18 saat berlaga di sebuah turnamen internasional di Iran di mana Garuda Jaya menghabisi Pakistan dengan skor besar 25-0.

Meskipun tidak berada di skuat Garuda Muda saat menjuarai AFF Cup U19 2013 dan di Kualifikasi AFC Cup U19 2014, namun Mariando Djonak Uropmabin untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia U19 masih sangat terbuka.

Bersama Gavin Kwan Adsit, Sabeq Fahmi Fahrezy, Djali Ibrahim dan sejumlah pemain lainnya yang sempat “menghilang”, Mariando Djonak Uropmabin sangat pantas kembali ke pelukan Garuda Jaya.